Archive for the ‘Kelompok’ Category

Kol (kubis) Dataran Rendah

Menanam sayur mayur biasanya di daerah dataran tinggi, namun ada beberapa sayur mayur yang bisa ditanam di dataran rendah dengan nilai ekonomi yang lebih tinggi, seperti Kol (kubis), kembang kol dan brokoli. Keuntungan menanam sayur mayur di dataran rendah adalah petani mampu mendapatkan harga pasar sayuran dataran tinggi yang lebih baik. Sebagai contoh kelompok Tani Putra Bina Tani Cilangkap Cimanggis Depok telah menanam Kol dengan hasil yang cukup baik dengan pemasaran stabil, harga yang didapatkan tentu lebih menguntungkan dibandingkan rekan rekan petani dari Ciawi, Malang maupun Puncak Jawa Barat karena petani kol di Depok mendapatkan harga pasar yang sebenarnya.
Sejauh ini kelompok Tani Putra Bina tani memang baru mengembangkan kol saja, namun menurut Saripudin ketuanya, dalam jangka dekat ini, kelompoknya akan mengembangkan juga kembang kol dan brokoli.

No Comments


Pasar Sengon sangat cerah

Penantian H Undang Syaefudin terbayar sudah. Mei 2008 ia memanen 3 ha  sengon setelah menunggu 5 tahun. Populasi setiap hekar 600 pohon yang menjulang 16-20 m dan berdiameter 25 cm. Pekebun di Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, itu sumringah lantaran rekeningnya kian gemuk. Ia mengantongi Rp211.750.000 dari penjualan kayu sengon.

Nilai itu berasal dari penjualan 270 m3 kayu gelondongan berdiameter minimal 19 cm. Harganya Rp650.000 per m3. Pekebun berusia 46 tahun itu juga menjual 50 m3 palet dengan harga Rp725.000 per m3. Dengan biaya perawatan setiap tahun rata-rata Rp1.200.000 per ha, Undang menangguk laba bersih Rp193.750.000. Itulah sebabnya menjelang musim hujan ini, ia mempersiapkan lahan 12 ha untuk penanaman sengon.

Bila Undang memanen semua pohon sengon alias tebang habis, Dian Hadiyanto memilih menjarangkan. Pekebun di Kawalu, Tasikmalaya, itu mengelola 4 ha masing-masing berpopulasi 600 pohon sengon. Pada Juni 2008, ia menjarangkan 150 pohon per ha sehingga tersisa 450 pohon sengon/ha. Pria 35 tahun itu memanen 250 m3 dari rata-rata tinggi pohon 19-20 m dan berdiameter 25 cm. Dengan harga jual Rp450.000 per m3, Dian mengantongi Rp112.500.000.Sisa pohon akan dipanen 2 tahun mendatang. Dian memprediksi memanen 300 m3 dari 450 pohon berumur 7 tahun pada 2010. Jika harga jual tetap, ia bakal memperoleh Rp135-juta atau Rp540-juta dari lahan 4 ha.

Di sentra sengon Pandeglang, Provinsi Banten, ada Asep Halimi yang

Read the rest of this entry »

No Comments



SetPageWidth